Wednesday, 17 February 2016
Peranan ban pada kendaraan
tekanan angin
Sunday, 24 January 2016
Semir BanTernyata Bisa Bikin Kilap Bodi Motor
Metrotvnews.com, Jakarta: Motor kusam adalah hal yang banyak dihindari oleh para bikers. Lantaran kalau diajak nongkrong alias kongkow, masih bisa lebih percaya diri memperlihatkannya kepada rekan bikers yang lain. Namun seiring pemakaian dan usia, bakal muncul banyak baret dan warna lebih kusam.
Rahmat, salah seorang bikers di Jakarta, membeberkan kondisi motor yang kusam bisa dibikin jadi mengkilap lagi dengan biaya yang lebih murah. Yaitu dengan menggunakan komponen semir ban. Bagian bodi motor bisa dioleskan dengan semir ban sehingga kembali mengkilap.“Kalau habis dicuci, bodi motor bisa dioles pakai semir ban. Nanti tampilannya akan lebih mengkilap dan kembali cerah," ujarnya saat ditemui di rumahnya di bilangan Pondok Gede Bekasi.
Caranya pun cukup mudah, bagian yang ingin terlihat mengkilap, tinggal diioleskan dengan semir ban, setelah dicuci terlebih dahulu. Namun, jangan langsung menuangkan cairan semir ban ke bodi motor. Tuangan sedikit terlebih dahulu ke spons atau lap kanebo, kemudian baru usapkan lap tersebut ke bodi motor yang kusam.
Cairan semir ban tidak hanya berkhasiat untuk bagian dek motor saja. Beberapa bagian yang bertekstur kulit jeruk seperti sepakbor belakang, konsol tengah, atau cover knalpot bisa dibuat kian mengkilap dengan cairan tersebut.
"Tetapi jangan terlalu banyak ketika menuangkan cairan semir ban ke lap yang akan digunakan. Jika terlalu banyak menuangkannya, bodi motor akan tampak belang ketika sudah kering nantinya.'"
Friday, 28 November 2008
cara mengerem darurat yang benar
■treshold
Injaklah pedal rem sekeras mungkin, tapi jangan sampai roda mengunci, kurangi injakan rem. Selalu jaga kekuatan injakan rem berada dititik kritis. Tapi cara ini memang sulit serta membutuhkan adaptasi terhadap karakter mobil, ban , jalan.
■ pulse
Sesuai namanya, anda membuat injakan rem. Caranya, tendanglah keras pedal berulang kali sampai mobil berhenti. Kunci dari cara ini adalah kecepatan tendangan.makin cepat frekuensi dan kekuatan tending, makin cepat pula mobil berhenti. Cara ini melelahkan, tapi sangat efektik di jalan licin.
BAN adalah nyawa anda
Sunday, 26 October 2008
Tekanan udara dalam ban
|
Tire specification upgrade
Cara lain untuk mengupgrade adalah membeli velg dan ban yang lebih besar dengan memperhatikan batas-batas keamanan yang ditetapkan oleh pembuat mobil. Tujuan utama mereka yang melakukan upgrade ini adalah meningkatkan penampilan mobil mereka, sementara peningkatan daya cengkeram, keselamatan dan pengendalian hanya merupakan manfaat tambahan saja. Manfaat ini tetap saja ada artinya, sehingga upgrade semacam ini sama dengan sambil menyelam minum air. Oleh sebab itu, ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memilih opsi yang lebih baik buat Anda:
Pemilik mobil baru sebaiknya tidak tergesa-gesa mengupgrade velg yang diberikan pabrik, karena ban yang sudah terpasang akan menjadi biaya yang tidak bisa ditutupi. Yang harus menjadi pertimbangan adalah apakah Anda dapat menerima performa ban dari pabrik untuk sementara. Upgrading dapat dipertimbangkan kalau sudah tiba waktunya untuk mengganti ban Anda. Anda juga harus mempertimbangkan tenaga mesin mobil Anda (horsepower, atau hp) sebelum memutuskan untuk mengganti ban. Kalau tenaganya kecil, Anda tidak akan meningkatkan performa dengan menggunakan ban yang lebih besar. Misalnya, kebanyakan mobil di Indonesia termasuk kategori mobil penumpang bermesin 1.000 cc sampai 1.500 cc. Kebanyakan mobil dalam kategori ini beratnya adalah 1 sampai 1,2 ton dan memberikan tenaga sebesar 115 hingga 135 hp serta menggunakan ban-ban berukuran 185/60R14. Dalam hal ini, peningkatan kinerja dapat dicapai bila ban diganti dengan 185/65R14 atau lebar ban dikurangi menjadi 175 milimeter. Namun, kebanyakan pemilik mobil justru memilih 195/50R15 atau 195/55R15, yang berakibat berat yang bertambah dan konsumsi BBM yang boros. Sebaliknya, bila kendaraan Anda memberikan hp di atas 200, mengganti ukuran dan lebar ban mungkin akan meningkatkan pengendalian karena cengkeraman yang lebih baik. Setelah Anda memutuskan untuk mengupgrade ban-ban Anda, Anda harus mengerjakan PR Anda. Ban mana yang terbaik yang masih berada dalam anggaran Anda? Merek mana saja yang terbaik. Desain tapak seperti apa yang Anda lebih sukai? Biasanya, semakin berat ban, semakin dalam dan semakin elok desain telapaknya, dan sekaligus lebih baik pula daya cengkeramnya. Bagi seorang pemilik mobil, yang paling penting adalah mengetahui ukuran velg maksimum yang dapat dipasang di mobilnya. Ada cara mudah untuk mengetahuinya. Diameter velg yang baru tidak boleh melampaui 3% lebih besar daripada yang orisinal. Umpamanya: Dengan mengambil spesifikasi 185/60R14 sebagai contoh, dengan ukuran diameter orisinal sebagai berikut: Diameter velg: 14 inci, 14 inci×2,54 cm=35,56 cm. Tetapi, karena setiap velg memiliki dua dinding samping, keduanya harus dikalikan 2. Mungkinkah mengupgrade ke ban 195/50R15? Diameter velg: 15 inci, 15 inci×2,54 cm=38,1 cm. Sebagaimana sebelumnya, karena setiap velg memiliki dua dinding samping, , dinding-dinding samping ini harus dikalikan 2. Dinding samping: 9,75 cm×2=19,5 cm Bila dibandingkan dengan ban berspesifikasi 185/60R14 yang memiliki diameter 57,76 cm, perbedaannya hanya 0,3%, yang masih berada dalam batas-batas yang diperbolehkan. Tetapi bagaimana kalau kita hanya memperbesar permukaan ban tanpa mengganti ketebalan dinding samping yang menggunakan ban 195/60R14? Diameter velg: 14 inci, 14 inci×2,54 cm=35,56 cm Dibandingkan dengan ban berspesifikasi 185/60R14 dengan diameter ban sebesar 57,76 cm, perbedaan kini mencapai 2%, yang sebenarnya masih dalam batas-batas yang dimungkinkan. Namun, karena diameter telah berubah banyak sekali, lingkar luar ban juga telah berubah, sehingga speedometer tidak akurat lagi. Lebih penting dari itu, ukuran ban yang semakin besar mungkin membuat velg bergesekan dengan dinding mobil setiap kali kemudi dibelokkan sampai maksimum. Hal ini akan menyebabkan keausan yang tidak merata pada ban. Apa yang dimaksudkan dengan “Plus 1” dan “Plus 2” dalam gambar di bawah ini? “Plus 1” berarti bahwa jika ketebalan ban dikurangi dari 70 menjadi 60, ukuran ban harus satu inci lebih besar untuk menjaga agar panjang lingkar luar ban tidak berubah. “Plus 2” berarti bahwa jika ketebalan ban diturunkan dari 70 ke 50, ukuran ban harus 2 inci lebih besar. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tabel di bawah ini berisikan daftar spesifikasi yang biasa, ketebalan dan ukuran velg ban.
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Friday, 24 October 2008
Keausan ban
Simak berikut ini :
Tanda batas keausan ban bisa disimak pada sisi atau dinding ban berbentuk panah atau segitiga. Lebih dikenal dengan tread wear indicator (TWI). Pada sekeliling dinding ban tercantum 6 tanda tersebut yang menunjukkan batas keausan ban.
Menurut Asosiasi Perusahaan Ban, batas minimal ketinggian telapak ban adalah 1.6 mm diukur berdasarkan kondisi permukaan ketebalan telapak yang rata dengan tanda TWI. Jika melewati batas tersebut ban sebaiknya diganti.
Simbol keausan ban yang lainnya berbentuk benjolan yang terletak di dalam alur posisinya sejajar dan segaris dengan patokan tanda TWI. Simbol ini dimaksudkan sebagai tanda peringatan keausan ban yang diukur dari dasar telapak ban.
Hal yang membahayakan bila sudah tampak lapisan serat benang atau baja. Hal ini bisa berisiko ban pecah ditengah jalan. Setidaknya ban diganti dalam jangka waktu setiap 60.000 km tergantung dari jam terbang kendaraan. Pada kondisi normal usia pemakaian ban rata-rata 2-3 tahun.
Biasakan memperhatikan tekanan angin ban karena porsi isi angin yang benar akan meratakan keausan ban. Tekanan ban yang kurang mengakibatkan pengikisan pada kedua sisi ban atau volume angin yang berlebihan menyebabkan pergesekan besar pada bagian tengah telapak ban.
Car Memeriksa ban
Pemeriksaan tekanan ban dapat dilakukan dengan alat pengukur tekanan ban. Tambahkan udara apabila diperlukan sesuai ukuran yang tepat.
Tekanan ban yang terlalu tinggi dapat menimbulkan perasaan kurang nyaman, dapat menyebabkan keausan yang terlalu cepat pada bagian tengah dari puncak ban dan mempercepat kerusakan-kerusakan pada beberapa bagian dari kendaraan (terutama di tempat-tempat sambungan).
Tekanan ban juga jangan terlalu rendah, bagian tepi dari puncak ban akan menjadi aus terlebih dahulu. Pada waktu kendaraan bergerak dinding sisi dan sirip ban akan tertekuk atau tertarik sehingga ban akan bertambah besar, sehingga pemakaian bahan bakarnya akan bertambah banyak dan penyetirannya lebih berat.
Tekanan ban dapat diperkirakan dengan melihat bentuk ban. Namun anda harus terbiasa dan terlatih melihat bentuk ban dengan tekanan udara yang tepat. Perhatikan bentuk dan panjang bidang kontak antara ban dan jalan yaitu untuk melihat kekembungan atau kekempisan ban. Sebaiknya dilakukan dari depan samping.
Untuk memeriksa tekanan ban kendaraan berat atau dalam keadaan gelap cara yang praktis dan efektif adalah dengan pukulan. Pukullah ban dengan palu, atau tendanglah ban dengan kaki, sambil perhatikan bunyi dan kekerasan pantulan yang dapat dirasakan oleh tangan atau kaki. Cara ini juga memerlukan kebiasaan dan latihan membandingkan dengan ban yang tekanan udara nya tepat. Ban yang kurang tekanannya akan memberikan bunyi yang berat dengan pantulan yang ringan.